Eko Prasetyo

Motonya: "Di dalam kesulitan selalu ada kemudahan" yang dinukil dari Alquran....

Selengkapnya
Kasus Pilot Lion Air

Kasus Pilot Lion Air

Warganet (netizen) itu ”sakti”. Jika terjadi suatu peristiwa tidak baik dan diviralkan oleh warganet, polisi pun bisa turun tangan langsung. Bahkan, sesuatu yang viral di media sosial dapat memengaruhi sikap pemangku kebijakan. Setidaknya kasus berikut ini bisa menjadi pelajaran buat kita semua.

Pada 30 April lalu, seorang pilot Lion Air kedapatan memukul seorang staf Hotel La Lisa, Jalan Nginden, Surabaya. Pilot yang berinisial AG tersebut terpantau kamera CCTV beberapa kali menampar dan memukul seorang staf hotel laki-laki. Gara-garanya sepele: laundry. Sang pilot merasa seragamnya tidak disetrika rapi.

Tindakan main hakim sendiri itu terekam CCTV dan diviralkan di media sosial. Banyak komentar warganet yang mengecam perbuatan arogan dan sok jagoan sang pilot. Tak sedikit pula yang mengutuk tindakan asusila pilot maskapai berlogo kepala singa itu.

Tahu apa yang terjadi kemudian? Manajemen Lion Air langsung meminta maaf kepada publik. Pilot tersebut sudah kena grounded (dilarang melakukan dinas terbang) dan terancam dipecat. Bahkan, kini urusannya sudah masuk ke Polrestabes Surabaya.

Maka, berhati-hatilah dalam segala tindakan pada zaman serbadigital ini. Jika keliru sedikit dan diviralkan di media sosial, habis sudah. Sudah banyak buktinya.

Tentang kasus pilot Lion Air tadi, ia mungkin akan sangat menyesali perbuatan arogannya. Jika dipecat, artinya ia punya track record tidak baik dan bisa sulit melamar kerja sebagai pilot di maskapai lain. Belum lagi ancaman pidana apabila kasus ini tidak berakhir damai.

Karena itu, janganlah bersikap arogan meski sedang menjabat atau punya kedudukan yang tinggi. Jangan merasa sok hebat. Tapi, bagi orang-orang baik yang rendah hati, jangan pula khawatir. Saya yakin, kita tidak akan dipecat oleh sebuah perusahaan jika perilaku kita baik dan memang tidak bekerja di situ.

Castralokanta, 4 Mei 2019

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Sayapun haqqul yaqin tidak akan dipecat, karena saya tidak bekerja di Lion Air, tapi di Emprit Air. He..he..he... Yah pelajaran buat kita semua. Sekarang duniapun punya mata digital. Sippp!

04 May
Balas

Mancaap

04 May

Oalaaaaah...

04 May
Balas

Siaap

04 May

Ya iyalah masa' orang baik mau dipecat, yang ada malah naik pangkat, BISAae, Juragan.

04 May
Balas

Ini tentang pilot arogan itu Pak. Abaikan ending tulisan

04 May

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali