Eko Prasetyo

Pengalaman jurnalistiknya ditempa di Jawa Pos. Kini aktif menggiatkan literasi menulis di Indonesia. ...

Selengkapnya
Metode Kecewa

Metode Kecewa

Di jagat kepenulisan, mengolah rasa itu penting. Tiap penulis diyakini punya gaya dan karakter masing-masing.

Untuk kolom, misalnya, saya suka gaya Mochtar Lubis, Goenawan Mohammad, dan Dahlan Iskan. Ketiganya punya ciri tersendiri ketika menyabetkan pena.

Mochtar Lubis, misalnya. Namanya harum di kalangan jurnalis karena ia memang dikenal sebagai pendiri kantor berita Antara dan majalah sastra Horison. Rasa-rasanya kalau bicara jurnalisme sastrawi, saya kerap menemuinya di karya-karya Mochtar Lubis ini. Coba saja resapi novel Harimau! Harimau! yang diganjar penghargaan oleh Departemen P & K pada medio 1970-an.

Sementara Goenawan Mohammad terkenal dengan "siletan-siletan" di tulisannya. Siapa pun mafhum bahwa Catatan Pinggirnya Goenawan di Tempo merupakan peti kemas pengetahuan. Hal ini disebabkan begitu luasnya bacaan dia.

Beda dengan Dahlan Iskan, saya -mungkin juga banyak pembaca lainnya- sepakat bahwa gaya tulisannya lugas. Tema tulisan seberat apa pun mampu disampaikan Dahlan Secara sederhana.

Ketiganya berhasil meramu pengalaman dan pengetahuan menjadi bacaan yang moncer. Di sinilah yang dimaksud bahwa tiap penulis punya gaya dan metode tersendiri.

Lha kaitannya dengan kecewa tadi apa? Jadikan itu sebagai metode ampuh ketika menulis. Maksudnya, perasaan kecewa kadang memicu titik emosi seseorang. Jika ini ditumpahkan lewat wadah tulisan, betapa baiknya. Tatkala dilanda kecewa, semua-muanya bisa ditumpahkan ke tulisan. Niscaya tulisannya bakal lunyu (licin).

Kecewa yang bagaimana? Ya misalnya kecewa karena janji kopdarnya molor. Atau kecewa karena status di akun medsosnya sepi. Atau kecewa karena BPKB dipinjam tetangga lalu disekolahkan ke pegadaian diam-diam. Atau kecewa nggak lolos verifikasi KPUD sebagai cagub gara-gara ijazah lantas nangis di hadapan awak media.

Sidoarjo, 13 Februari 2018

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Berharap bisa belajar banyak dari Mas Eko. Salam Kenal , Salam Literasi. Insyaa Allah ketemu di SAGUSABU SUMUT. Baarokallah Mas....

13 Feb
Balas

Makasih Bu

14 Feb
Balas

Lucu endingnya Mas Eko.Terima kasih Mas Eko.

20 May
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali