Eko Prasetyo

Motonya: "Di dalam kesulitan selalu ada kemudahan" yang dinukil dari Alquran....

Selengkapnya

POJOK BAHASA: Mengapa Ragu Menggunakan Kata Senonoh?      

Coba perhatikan berita-berita di media cetak dan media daring. Lazim kita jumpai kalimat-kalimat seperti berikut ini.

1. Korban mengaku diperlakukan tidak senonoh oleh pelaku.

2. Perilaku tidak senonoh ditunjukkan oleh tersangka saat mobil Avanza hitam itu berhenti di ujung gang.

3. Sejoli ini bertindak tak senonoh di Terminal Tirtonadi.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), senonoh berarti sopan atau patut. Karena itu, ”tidak senonoh” memiliki makna tidak sopan atau tidak patut. Tindakan tidak senonoh kerap disejajarkan dengan perilaku yang melanggar norma sosial.

Baik, sampai di sini tidak ada masalah. Tetapi, saya justru menemui hal lain yang terkait dengan kasus ini. Apabila banyak tulisan yang menggunakan kata tidak senonoh, penggunaan kata senonoh malah minim. Padahal, sudah jelas bahwa senonoh itu bersinonim dengan sopan atau patut.

Artinya, kata senonoh juga bisa dipakai sebagai variasi dari kata sopan dan patut. Contohnya:

1. Penampilan Pak Darsono dalam pelatihan sagusabu sore itu begitu senonoh.

2. Sebenarnya, membina dua dapur itu bisa dikatakan senonoh dan indah.

Castralokananta, 11 Mei 2019

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Mencoba untuk senonoh, ok Mas!

11 May
Balas

Salam yes, Pak...

11 May

mantap pak..

14 May
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali