Eko Prasetyo

Motonya: "Di dalam kesulitan selalu ada kemudahan" yang dinukil dari Alquran....

Selengkapnya

POJOK BAHASA: Penalti  

Sebagai penggemar sepak bola, saya sering mendengar ucapan yang salah tentang kata penalti. Biasanya, kata tersebut dilafalkan ”pinalti” oleh sebagian orang.

Itu baru lisan. Belum termasuk yang ditulis. Ini bisa dijumpai di berita-berita media daring atau teks berjalan di media elektronik. Contohnya:

1. Real Madrid mendapatkan hadiah pinalti dari wasit.

2. Persija Jakarta gagal memanfaatkan pinalti saat menghadapi Persipura Jayapura.

Dalam bahasa Indonesia, pinalti termasuk bentuk tidak baku. Yang tepat dan baku adalah penalti. Sebab, kata tersebut diserap dari bahasa Inggris: penalty.

Castralokananta, 27 Mei 2019

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bola sepak. OK Mas. Yes

27 May
Balas

Mmuaah...

28 May

Kadang yang beredar yang tidak benar ya Pak?

27 May
Balas

Tidak selalu, Bu. Peran media memang sangat penting dalam mengedukasi pembaca.

28 May

Lagi-lagi kebiasaan salah yang sudah mendarah daging hehe.

27 May
Balas

Keep writing, Bu.

28 May

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali